Bagaimana Cara Memilih Saham Syariah yang Tepat untuk Investasi Jangka Panjang

bagaimana cara memilih saham syariah

Bagikan

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

bagaimana cara memilih saham syariah

Bagaimana cara memilih saham syariah sering menjadi pertanyaan pertama bagi investor Muslim yang ingin mulai berinvestasi tanpa melanggar prinsip Islam. Memilih saham yang sesuai syariat bukan hanya soal label โ€œsyariahโ€, tetapi juga tentang memahami kualitas bisnis, kesehatan keuangan, serta prospek pertumbuhannya.

Artikel ini membahas bagaimana cara memilih saham syariah secara terstruktur agar keputusan investasi lebih rasional dan terarah.


1. Bagaimana Cara Memilih Saham Syariah dari Legalitasnya

Langkah awal dalam bagaimana cara memilih saham syariah adalah memastikan saham tersebut terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Daftar ini diperbarui secara berkala dan menjadi rujukan resmi bagi investor. Anda bisa mengeceknya langsung melalui situs OJK:
๐Ÿ‘‰ https://www.ojk.go.id

Langkah ini penting karena tidak semua perusahaan yang terlihat โ€œamanโ€ otomatis memenuhi kriteria syariah.


2. Bagaimana Cara Memilih Saham Syariah Berdasarkan Bisnisnya

Setelah lolos dari sisi legalitas, pahami model bisnis perusahaan. Pilih perusahaan dengan:

  • Produk atau jasa yang dibutuhkan pasar

  • Sumber pendapatan yang jelas

  • Industri yang berkelanjutan

Perusahaan dengan bisnis riil dan transparan cenderung lebih stabil dalam jangka panjang. Hindari perusahaan yang bergantung pada spekulasi atau tren sesaat.

Untuk memahami dasar analisis bisnis saham syariah, Anda bisa mengikuti webinar gratis kelas saham syariah di:
๐Ÿ‘‰ Kelas Gratis Saham Syariah

3. Bagaimana Cara Memilih Saham Syariah Melalui Kinerja Keuangan

Cara berikutnya adalah melihat laporan keuangan. Beberapa indikator sederhana yang bisa diperhatikan:

  • Pertumbuhan pendapatan dari tahun ke tahun

  • Laba yang konsisten

  • Arus kas operasional yang sehat

Saham yang baik biasanya menunjukkan kinerja stabil, bukan lonjakan sesaat yang tidak berkelanjutan.

4. Bagaimana Cara Memilih Saham Syariah untuk Jangka Panjang

Investor syariah idealnya berorientasi jangka panjang. Artinya, memilih perusahaan yang memiliki:

  • Manajemen profesional

  • Tata kelola perusahaan yang baik

  • Visi pertumbuhan jelas

Pendekatan ini sejalan dengan prinsip investasi syariah yang menekankan kepemilikan usaha, bukan spekulasi harga jangka pendek.

Kesimpulan

Bagaimana cara memilih saham syariah tidak cukup hanya melihat status halal. Investor perlu memadukan legalitas, kualitas bisnis, dan kinerja keuangan sebelum mengambil keputusan. Dengan pendekatan yang terstruktur, investasi saham syariah dapat menjadi sarana membangun aset sekaligus menjaga kepatuhan terhadap prinsip Islam.

Jika ingin memperdalam strategi analisis saham syariah secara sistematis, Anda dapat mempelajari materi lengkapnya melalui program edukasi yang tersedia di Y-Live Academy di sini : Program Edukasi Y-Live.